Pahami Untung-Rugi Menjalankan Bisnis Dropship

Pahami Untung-Rugi Menjalankan Bisnis Dropship

Sebelum melakukan bisnis online, ada kalanya Anda perlu pahami untung-rugi menjalankan bisnis dropship. Dropship menjadi peluang bisnis yang menggiurkan ketika Anda tak perlu mengeluarkan banyak uang sebagai modal. Akan tetapi ketika para pengecer tidak pahami untung-rugi menjalankan bisnis dropship, usahanya pun akan terancam eksistensinya. Karena itu ada baiknya anda pelajari Bisnis Online ini secara serius.
Pahami Untung-Rugi Menjalankan Bisnis Dropship

Beberapa hal yang bisa membantu Anda untuk lebih pahami untung-rugi menjalankan bisnis Dropship

 Untuk menjalankan bisnis dropship, Anda bisa pahami untung-rugi menjalankan bisnis dropship sebagai berikut.

  • Dropship memang unik karena pengecer tak perlu bertatap muka dengan parternya bisnisnya, yakni perusahaan grosir atau perorangan yang menjual dalam partai besar.
  • Calon pembeli tidak mengetahui bahwa pengecer sebenarnya tidak memegang produk secara fisik, melainkan menyebar luaskan informasi produk seluas mungkin. Dunia maya menjadi pilihan sebagai tempat pemasaran produk.
  • Pesanan dari pembeli kemudian diteruskan ke pengusaha grosir atau wholeseller oleh pengecer.
  • Para pengecer diuntungkan karena tak perlu memulai bisnis secara bertele-tele. Mereka juga hanya memerlukan modal minim, bahkan beberapa tidak menggunakan modal sama sekali.
  • Cara bekerja sebagai seorang dropshipper cukup praktis karena hanya meneruskan info jual beli produk tanpa menyimpan dan mengepak produknya.
  • Pengecer juga tak perlu biaya operasional, misalnya listrik, sewa tempat, dan menggaji pegawai.
  • Seorang pengecer hanyalah perlu jaringan internet untuk berkomunikasi dengan pemasok. Ini bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun.
  • Produk yang ada tak perlu dibeli ataupun distok karena para pengecer bisa langsung menghubungi wholeseller untuk mengirimnya pada pembeli.
  • Sayangnya keuntungan yang diperoleh dropshipper tidak banyak. Mereka hanya memasarkan secara langsung pada pembeli tanpa memasok barang.
  • Informasi stok barang yang tersedia pada wholeseller pun tidak dapat diupdate secara intens ketika dropshipper lain telah mengupdatenya.
  • Kemudian produk yang tak terlihat pada umumnya tidak dapat memberikan gambaran bagi pembeli ketika mereka menanyakan spesifikasinya.
  • Parahnya lagi dropshipper adalah tameng bagi wholeseller karena bertanggung jawab apabila terjadi kesalahan. Dropshipper juga harus mau menanggung keluhan pembeli.

Setelah Anda pahami untung-rugi menjalankan bisnis dropship tersebut, tentunya kini Anda dapat lebih bijaksana untuk menentukan langkah dalam menggeluti dunia bisnis. Semoga informasi di atas dapat dijadikan inspirasi dan bermanfaat untuk Anda.