Ini Masanya untuk Beramal & Menularkan Gagasan

Ini Masanya untuk Beramal & Menularkan Gagasan

Ini Masanya untuk Beramal & Menularkan Gagasan

Ini masanya untuk beramal & menularkan gagasan merupakan sebuah janji yang diucapkan oleh seorang pebisnis kawakan. Namanya memang tidak setenar Abu Rizal Bakrie dan Chairul Tanjung, namun dia adalah seorang ahli dalam bisnis real estate. Lahir dengan nama Tjie Tjin Hoan di Parigi, Sulawesi Tengah, Ciputra telah biasa hidup sederhana bahkan susah dan miskin. Hal tersebutlah yang kemudian dia yakini sebagai pelajaran dari Tuhan dan menggembleng dia menjadi seseorang yang berkepribadian disiplin dan kreatif. Setelah usianya menginjak 75 tahun dan dalam masa sorenya, Ciputra menyadari bahwa apa yang menjadi ide dan gagasannya harus ditularkan. Menurutnya ini masanya untuk beramal & menularkan gagasan, waktu, dan uang.

Ini Masanya untuk Beramal & Menularkan Gagasan

Ini masanya untuk beramal & menularkan gagasan untuk negeri

 Untuk seorang Ciputra, slogan ini masanya untuk beramal & menularkan gagasan bukan ditujukan untuk mendapatkan uang atau tujuan materiil lainnya. Hanya niatan baik dari seorang warga negara yang merasa harus ikut andil untuk mencerdaskan bangsa. Gagasan menurutnya adalah landasan yang paling sederhana dari sebuah pekerjaan. Memulai dari sebuah gagasan yang sederhana maka seseorang akan bisa merubah dunia. Selain itu seseorang yang berkeinginan untuk menjadi entrepreneur sejati juga harus menyiapkan waktu yang cukup untuk mengolah gagasan tersebut menjadi sebuah konsep yang matang. Selain itu waktu juga yang dibutuhkan oleh calon entrepreneur untuk mendapatkan sebuah keberhasilan.

Ciputra membuat sebuah Universitas Ciputra Entrepreneurs Center (UCEC) dengan tujuan untuk mencerdaskan bangsa. Dia seringkali mengajak para menteri strategis untuk mendapatkan informasi dan dukungan. Salah satunya adalah dengan mengadakan 315 Entrepreneurs Centre dari 2.850 perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu Ciputra menjadi sosok yang memprakarsai Kongres Ke-61 FIABCI (Federasi Real Estat Internasional) setelah sekian lama Indonesia dipandang sebelah mata oleh dunia internasional. Dan semua usaha tersebut tidak datang dari kebaikan pemerintahan. Semuanya adalah sumbangan dari para usahawan Indonesia khususnya Real Estate Indonesia (REI) untuk mewujudkan harapan Ciputra tentang ini masanya untuk beramal & menularkan gagasan kepada masyarakat Indonesia.